Breath Of Life

SEJUK... seperti telaga biru yang teduh, LEMBUT... layaknya belaian sang surya diwaktu dhuha, INDAH... bagai surya dengan sinar jingganya, TENANG... penuh kharisma di sela kedamaian, Tersirat dalam pandangan Ayah & Bundaku tersayang

Thursday, August 04, 2005

Muara Kasih Illahi

Kesunyian malam semakin mencekam…
Mencengkram hati dan perasaan
Tak dapat kupejamkan mataku…
Aku tetap terjaga dalam keheningan

Aku duduk di beranda depan kamarku
Bersandar menatap jauh ke atas sana
Langit yang senantiasa tunduk pada_Mu Ya Illahi
Di sana tersimpan sejuta asa dalam keindahan titik-titik cahaya
Cahaya bintang yang bertabur menghiasi angkasa

Suasana membuatku merenungi semua yang terlewati
Tiada terasa menetes air mataku
Ya Rabbi… sungguh aku masih jauh dari keindahan qolbuku
Aku hanya seorang insan biasa yang berusaha menggapai keindahan itu

Kupandangi kembali kerlip bintang-bintang menari
Sungguh Indah… menyemai hati
Bercahaya hingga dapat menghilangkan temaramnya malam
Dapatkan aku sepertimu wahai bintang yang menerangi??
Ingin kutemukan muara kasih illahi

Syukurku ya Rabbi… aku masih dapat menikmati waktu
Kutanya alam yang tenang…
Akankah purnama datang malam ini??
Masih terbitkah mentari esok pagi??
Dapatkah kulewati saat-saat seperti ini lagi??

0 Comments:

Post a Comment

<< Home